Huh ... Masih sama seperti kemarin. Duduk di depan laptop dengan perasaan sedang menahan rindu dan ditemani dengan segelas susu milo hangat.
Untuk kali ini, aku juga ditemani dengan tetesan air hujan dari langit. Mungkin hujan tahu perasaanku saat ini, dia mencoba menghiburku melalui suara-suara gemercik air yang turun. Dan mungkin dia berfikir bahwa itu akan membuatku tenang.
Tak ada yang bisa aku lakukan selain mencurahkan isi hatiku melalui ketikan ini ketika perasaanku sedang kacau. Terkadang hanya bisa diam, menangisi suatu hal yang tidak pasti.
Aku lelah berandai-andai. Andai kamu tahu, andai kamu mengerti ... andai aku bisa mengatakannya.
Aku ingin mengatakannya padamu, bahwa ku merindukanmu yang dulu. Tapi tak pernah datang keberanian itu. Biarkan hanya aku yang tahu. Memendam semua perasaan itu. Akan aku tuliskan sajak-sajak indah saat bersamamu. Akan aku dengarkan alunan lagu indah untuk mengiringi tidurku sampai aku memimpikanmu lagi ....
