Ingin sekali mengulang kehidupan yang dulu, ketika masih tak mengenal apa-apa, hanya ingin bermain dan merasakan kebahagiaan.
Mungkin ini memang tahap untuk menjadi dewasa, harus merasakan manis pahitnya kehidupan. Tapi kehidupan yang sekarang belum bisa dibilang pahit. Karena kita masih bisa terus mencoba untuk merubah segalanya. Menjadi yang kita inginkan.

Di kehidupanku dulu hanya ada kebahagiaan, mungkin hanya sesekali merenung dan bersedih kemudian aku bisa bangkit lagi.
Dulu, aku  tak pernah menganggap ada sebuah masalah. Aku tak pernah memerdulikan omongan orang yang menurutku tak penting dalam kehidupanku.
Dulu, aku tak pernah ingin tahu apa itu cinta dan mengenal labih jauh tentang cinta. Aku hanya ingin menganggap semua sama, hanya sebagai teman. 
Dan dulu, aku adalah seorang gadis kecil yang cuek tentang apapun.

Tetapi sedikit demi sedikit, waktu terus berjalan. Aku kehilangan diriku yang dulu. Kehilangan sesosok gadis yang menurutku lebih hebat dariku. Kehilangan seorang gadis yang selalu tegar dan tak pernah menangisi apapun yang telah terjadi. Selalu bisa bertindak tegas dan mengambil keputusan yang terbaik.

Sekarang? Gadis kecil itu telah berubah, menjadi sesosok gadis remaja yang cengeng, tak pernah bisa berfikir relistis. Hanya bisa menangis......... menangis dan menangis tanpa bisa menyelesaikan masalah.

Perubahan ini, aku tak menyalahkan siapapun, aku tak menyalahkan keadaan, dan aku tak menyalahkan waktu yang terus berjalan. Semuanya pasti akan berubah meski tanpa kita sadari. Tetapi kita sendiri yang bisa menentukan untuk menjadi yang lebih baik atau malah sebaliknya.

Aku rindu gadis kecil itu, gadis penyemangat hidupku. Aku ingin mengembalikannya lagi di kehidupan nyata, menjadi sesosok gadis remaja yang cuek, tak memerdulikan orang yang menurutnya tak penting dalam hidupnya. Tidak lagi mengenalkannya tentang cinta. Dan tetap menjadi gadis jail yang tak punya hati :')


"I want her back again, cause I miss my old self"

Leave a Reply